Senin, 06 Juni 2016

berita bola: United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea

Diposting oleh Bola Liga
United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea

United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea, info terbaru dari Bolapro United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea untuk anda yang Pro Bola, Berikut ini adalah berita sepak bola terbaru dengan judul United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea, selain itu masih banyak lagi berita bola lainnya pastinya update terbaru dan sedang hangat untuk dibicarakan. Dan dibawah ini adalah hasil skor akhir dan klasemen sementara selengkapnya
Bolapro
Bolapro.org – David De Gea sudah sering menjadi pahlawan dan penyelamat untuk Manchester United. Sudah waktunya United membalasnya dengan membenahi pertahanan di depannya.

Musim lalu, Manchester United hanya kebobolan 35 gol dalam 38 pertandingan sebuah catatan yang terbilang bagus. Kendati begitu, kokohnya pertahanan Manchester United sedikit (atau banyak) bukan hanya karena kerja keras para bek, melainkan karena David De Gea juga.

Dalam catatan Squawka, De Gea rata-rata membuat 2,24 saves per laga (dari 34 kali penampilannya di Premier League sepanjang musim lalu). Jumlah tersebut lebih banyak dari dua kiper utama dari dua klub teratas Premier League musim lalu, Kasper Schmeichel (Leicester City) dan Petr Cech (Arsenal).

Schmeichel, tampil 38 kali, membuat 2,22 saves per laga. Sedangkan Petr Cech, tampil 34 kali, membuat 2,21 saves per laga. Meski begitu, Cech sukses membuat clean sheet lebih banyak, yakni 16 clean sheet, dari pada De Gea (15 clean sheet).

Banyaknya penyelamatan yang dilakukan De Gea menunjukkan bahwa cukup banyak pula ancaman yang diarahkan ke gawang United. Oleh karenanya, kendati pun kebobolan sedikit gol musim lalu, lini pertahanan United (atau sistem pertahanan United) layak untuk diperbaiki.

Sepanjang musim lalu, Manchester United mengandalkan duet Chris Smalling dan Daley Blind sebagai palang pintu. Smalling memang berposisi asli sebagai bek tengah, tapi Blind bukan.

United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea

Sebagai pemain serba-bisa, Blind memang bisa dimainkan di berbagai posisi, termasuk bek kiri dan gelandang bertahan. Namun, mantan pelatihnya di Ajax, Frank de Boer, menyebut Blind lebih cocok dimainkan sebagai gelandang bertahan atau menjalani peran sebagai holding midfielder.

Blind punya kemampuan melepas operan mumpuni, plus cukup pede membawa bola sendirian. Ketidakmampuannya untuk bertarung secara fisik dengan pemain-pemain depan Premier League ditutupinya dengan kepiawaiannya menutup pergerakan lawan dengan positioning-nya.

Sedari awal datang ke Manchester United, Blind sudah dibanding-bandingkan dengan bintang-bintang United yang datang bersamaan dengannya seperti Angel Di Maria dan Radamel Falcao, yang ironisnya kini sudah tidak bermain untuk United. Blind menyebut bahwa ia punya ‘Amsterdamse Bluf’, yakni “kesombongan” khas orang-orang Amsterdam yang membuat dirinya tidak mudah patah arang.

Kemampuan Blind untuk menjaga ball retention (terus menjaga penguasaan bola) juga sempat membuatnya diminati oleh Barcelona selepas Piala Dunia 2014. Ini menunjukkan bahwa, kendati pun tidak kokoh secara fisik dan tidak cukup cepat, Blind adalah pemain cerdas.

Hal inilah yang membuat Louis van Gaal, manajer United musim lalu, memainkannya sebagai bek tengah. Van Gaal memang membutuhkan seorang bek tengah yang bisa melepas operan dan berani membawa bola sendirian dari belakang hingga ke lini tengah.

Tapi, Louis Van Gaal kini sudah tidak lagi menjabat sebagai manajer. Mantan asistennya di Barcelona dulu, seorang pria bernama Jose Mourinho, kini menjabat sebagai manajer The Red Devils. Muncul kabar bahwa prioritas utama yang akan dibenahi Mourinho adalah lini pertahanan.

Otomatis, Blind juga jadi sasaran rumor karenanya. Sekali pun cerdas dan bagus dalam membaca posisi, Blind boleh jadi bukan tipikal bek tengah kesukaan Mourinho. Manajer asal Portugal itu disebut membutuhkan seorang bek tengah yang kokoh. Maka, seandainya tidak dilego oleh Mourinho, ada kemungkinan Blind akan dikembalikan ke lini tengah.

Sejauh ini, ada dua nama yang disebut-sebut diincar oleh Mourinho, yakni bek tengah Everton, John Stones, dan bek tengah Villarreal, Eric Bailly. Di antara keduanya, nama Stones sudah dikenal luas oleh pemerhati Premier League, tapi Bailly masih asing.

United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea

Bailly, 22 tahun, adalah bek asal Pantai Gading yang sudah sejak 2014 bermain untuk The Yellow Submarine. Beberapa media Spanyol menyebut, United rela membayar 30 juta euro untuk mendapatkannya. Pertanyaannya: pantaskah Bailly dihargai sedemikian mahal?

Dalam catatan WhoScored, Bailly bagus dalam melakukan tekel sekaligus melakukan intersep. Ini menunjukkan, ia cukup kokoh ketika harus melakukan kontak fisik sekaligus cukup bagus dalam membaca pergerakan bola. Namun, catatan lain menunjukkan kelemahannya.

Seperti dilansir Squawka, Bailly membuat 2 defensive error di La Liga musim lalu. Satu berujung jadi gol lawan, satu lainnya berujung jadi peluang. Dalam satu kesempatan, ketika Villarreal berhadapan dengan Atletico Madrid, ia kehilangan bola ketika di-pressing ketat oleh Fernando Torres, menyebabkan Torres merebut bola dan membobol gawang Villarreal setelahnya.

Dengan gambaran demikian, tidak heran jika beberapa pengamat di Spanyol menyebut bahwa Bailly belum sepenuhnya matang kendati pun menjanjikan. Heatmap-nya menunjukkan bahwa Bailly jarang terpancing keluar dari area pertahanan, tetapi bakal berbahaya jika ia menghadapi pemain depan agresif yang cukup punya kecepatan seperti Torres.

Kendati begitu, setelah melihat perjuangan De Gea menjadi pahlawan dalam beberapa musim terakhir yang membuatnya diganjar jadi pemain terbaik klub untuk tiga musim berurutan, sudah sepatutnya United membalasnya dengan menyusun lini pertahanan yang lebih kokoh.

Jika melihat ke masa lalu, tim-tim terbaik United selalu diisi oleh pasangan bek tengah yang kokoh. Peter Schmeichel punya Gary Pallister-Steve Bruce di depannya, lalu Jaap Stam-Ronny Johnsen. Sementara, Edwin van der Sar dilindungi oleh Rio Ferdinand-Nemanja Vidic. De Gea, sedari awal ia bergabung pada 2011, belum dilindungi pasangan bek tengah yang benar-benar kokoh.

Ketika ia baru datang, Rio Ferdinand dan Vidic sudah memasuki senjakala karier dan mulai sering bergantian cedera. Harapan untuk menduetkan Smalling-Phil Jones sepanjang musim pun tidak pernah jadi kenyataan lantaran seringnya Jones masuk ruang perawatan.

Kini, dengan datangnya Mourinho, ada harapan baru untuk De Gea. Mourinho sekali pun pernah menangani Real Madrid yang sukses mencetak lebih dari 100 gol dikenal amat mendetail ketika harus menyusun sistem pertahanan timnya, sampai-sampai timnya kerap dituding senang “parkir bus”.

“Berbicara soal Jose Mourinho berarti berbicara seorang manager bermental juara, yang mana merupakan filosofi saya dan juga United,” kata De Gea dalam wawancaranya dengan Marca beberapa hari lalu.

“Dengan pandangan seperti itu, saya yakin kami bisa membangun tim yang hebat. Saya menyambutnya,” ucap De Gea lagi.



Berita Bola Bolapro.org | Terkini -
United berminat benahi pertahanan menjadi kado manis untuk De Gea, Sumber: Berita Bola dipublish oleh Bolapro untuk anda yang ProBola

0 komentar:

Posting Komentar